Oleh: Ruth | Agustus 25, 2009

Perayaan Proklamasi Kemerdekaan RI

MALAM TIRAKATAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

Tanggal 17 Agustus 1945, adalah hari yang paling bersejarah bagi Bangsa ini. Karena kita semua tahu, 64 tahun yang lalu Presiden Soekarno dan Wakilnya Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sudah menjadi tradisi tahunan di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, pada lapisan terbawah dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kabupaten, Propinsi  sampai dengan Tingkat Negara Indonesia mengadakan malam tirakatan sebelum paginya mengadakan Upacara Bendera Detik-Detik Proklamasi.

Sebelum malam tirakatan biasanya rangkaian lomba-lomba juga diadakan untuk kalangan anak-anak, Ibu-ibu bahkan Bapak-bapak. Macam perlombaannya pun beraneka ragam dari yang sifatnya ketangkasan, ketrampilan, olah raga atau bahkan cuma lucu-lucuan. Seperti yang terjadi di Kampung saya Perum Liga Asri Kampung Busukan Mojosongo Surakarta misalnya. Lomba yang digelar adalah Sepak bola dengan memakai daster (pakaian rumah ibu-ibu), Memecahkan Kantong Platik berisi air dengan mata tertutup, memasukkan pensil dalam botol.

Pembagian hadiah lomba diadakan pada saat malam tirakan tersebut. Untuk rangkaian acara malam tirakatan di kampung saya, diawali dengan Pembukaan (Pidato-pidato) dirangkai dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hening Cipta, Pemotongan Tumpeng, Doa, diteruskan dengan acara lain-lain yang diisi dengan pembagian hadiah Lomba, Makan malam bersama dan Karokean.

Malam tirakatan biasanya diadakan pada tanggal 16 Agustus malam, jam delapan keatas, di sepanjang jalan kampung. Dengan beralaskan tikar semua warga kampung duduk melingkar. Walaupun tiupan angin malam sangat terasa namun hal itu tidak mengurangi semangat warga  bahkan menambah kekhidmatan acara tirakatan.

Makna dari malam tirakatan adalah memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan YME karena kita sudah berada di alam kemerdekaan. Kita juga mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah merebut kemerdekaan, yang telah gugur mendahului kita. Lebih dari itu, kita bisa merenung bersama dan mengakrabkan diri dengan tetangga kita. Keceriaan dan kebahagiaan seluruh warga kampungpun terpancar dari wajah-wajah mereka.

Jadi moment yang hanya setahun sekali itu terasa sangat bermanfaat dalam menggalang persatuan dan kesatuan menentukan langkah-langkah kegiatan apa yang akan dilakukan demi terwujudnya kesejahteraan dan keamanan serta kedamaian kampung. Dengan demikian bentuk kerja sama diantara warga masyarakat, dari komunitas terkecil yaitu RT yang terdiri dari keluarga- keluarga, walaupun sedikit namun hal tersebut sudah bisa dikatakan sebagai ”ikut andil” dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia . Karena dari kumpulan keluarga lah  Bangsa dan Negara Republik Indonesia  ini terbentuk.

Iklan

Responses

  1. kreatif juga ya ok juga untuk merayakan HUT RI nya meriah juga god

  2. Seru jg acaranya…lmyan meriah peringatannya,,lg trima hadiah ap tu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: